ADT BASIC ACADEMY

BAB 3 — SISTEM ADT

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan bab ini, peserta mampu mengenali sistem utama ADT dan memahami hubungan antar-komponen dalam proses kerja unit.

1. Sistem Utama ADT

🔧 Engine

Sumber tenaga utama yang menghasilkan daya untuk menggerakkan unit.

⚙️ Transmission

Meneruskan dan mengatur tenaga dari engine menuju sistem penggerak.

⚙️ Drop Box

Meneruskan tenaga dari transmission menuju differential serta membantu pengaturan distribusi tenaga.

⚙️ Differential

Mendistribusikan tenaga ke sisi kiri dan kanan axle serta memungkinkan perbedaan putaran roda.

🛞 Hub / Final Drive

Meneruskan tenaga menuju roda dan menghasilkan torsi penggerak pada roda.

💧 Hydraulic

Menggunakan tekanan oli untuk menggerakkan berbagai fungsi hydraulic pada unit.

🧭 Steering

Mengatur arah gerak unit melalui sistem steering articulated.

🛑 Brake

Sistem untuk memperlambat dan menghentikan unit secara aman.

⚡ Electrical

Menyediakan tenaga listrik dan mengatur berbagai sistem kontrol serta komponen electrical.

🌡️ Cooling

Menjaga temperatur engine dan komponen terkait agar tetap berada dalam kondisi kerja yang sesuai.

2. Alur Tenaga ADT

ENGINE

TRANSMISSION

DROP BOX

DIFFERENTIAL

HUB / FINAL DRIVE

WHEEL

Catatan: Peserta harus memahami bahwa gangguan pada salah satu bagian sistem powertrain dapat mempengaruhi kemampuan unit menghasilkan atau meneruskan tenaga.

3. Cara Berpikir Teknisi

Ketika terjadi masalah pada unit, jangan langsung mengganti komponen.

KENALI

PAHAMI SISTEM

INSPEKSI

UKUR

ANALISIS

PERBAIKI

TEST

REPORT

4. Checklist Identifikasi Sistem

Progress: 0 / 5

📝 Quiz BAB 3

1. Komponen yang menjadi sumber tenaga utama ADT adalah?

2. Setelah Transmission, tenaga diteruskan menuju?

3. Fungsi Differential salah satunya adalah?

4. Sistem yang menggunakan tekanan oli untuk menggerakkan fungsi tertentu adalah?

5. Apa yang sebaiknya dilakukan sebelum mengganti komponen?

📌 Ringkasan

ADT terdiri dari beberapa sistem yang saling berhubungan. Seorang teknisi harus memahami fungsi setiap sistem sebelum melakukan troubleshooting.

Prinsip utama: pahami sistem → inspeksi → ukur → analisis → perbaiki → test → report.

📚 Kembali ke Daftar Isi