BAB 4 — ENGINE BASIC
Peserta memahami fungsi dasar engine ADT, mengenali komponen utama, memahami proses kerja engine secara sederhana, serta melakukan inspeksi dasar sebelum unit dioperasikan.
Engine mengubah energi dari bahan bakar menjadi tenaga mekanis. Tenaga tersebut kemudian diteruskan melalui sistem Powertrain untuk menggerakkan unit.
Bagian utama tempat cylinder dan berbagai jalur pelumasan serta pendinginan berada.
Bagian atas engine yang berkaitan dengan ruang pembakaran dan mekanisme valve.
Bergerak naik turun di dalam cylinder dan menerima tekanan hasil pembakaran.
Menghubungkan piston dengan crankshaft.
Mengubah gerakan naik-turun piston menjadi gerakan berputar.
Mengatur masuknya udara dan keluarnya gas hasil pembakaran.
Menyalurkan oli untuk mengurangi gesekan dan membantu menjaga kondisi komponen engine.
Membantu mengendalikan temperatur engine selama beroperasi.
Periksa secara visual:
Tekanan oli harus berada dalam batas yang ditentukan oleh manual/service information engine.
Temperatur harus dipantau untuk mencegah overheating.
RPM menunjukkan kecepatan putaran engine dan harus sesuai kondisi operasi.
Perubahan suara dapat menjadi indikasi awal adanya kondisi abnormal.
Prinsip: jangan langsung menyimpulkan kerusakan komponen hanya dari satu gejala. Gunakan data inspeksi dan pengukuran sebagai dasar analisis.
1. Fungsi utama engine adalah?
2. Komponen yang menerima tekanan hasil pembakaran adalah?
3. Crankshaft berfungsi untuk?
4. Sistem lubrication berhubungan dengan?
5. Jika engine menunjukkan gejala abnormal, tindakan awal yang tepat adalah?
Engine adalah sumber tenaga utama ADT. Teknisi harus memahami fungsi komponen dasar, lubrication, cooling, parameter operasi, serta melakukan inspeksi sebelum menentukan tindakan perbaikan.
Ingat: Gejala → Data → Analisis → Action → Test → Report.