Workshop Agro (WSA)
Inspection dan measurement merupakan dasar penting dalam maintenance ADT. Data hasil pemeriksaan dan pengukuran digunakan untuk menentukan kondisi komponen serta membantu proses troubleshooting.
Visual inspection adalah pemeriksaan kondisi fisik komponen sebelum melakukan pengukuran atau pembongkaran lebih lanjut.
| Parameter | Yang Diamati |
|---|---|
| HM | Jam operasi unit dan histori maintenance |
| Oil | Level, kondisi dan kemungkinan kebocoran |
| Coolant | Level, kondisi dan kebocoran |
| Hydraulic | Level, hose, fitting dan leakage |
| Electrical | Battery, fuse, wiring dan connector |
| Powertrain | Noise, leakage dan abnormal operation |
| Brake | Kondisi sistem dan respon pengereman |
Measurement dilakukan untuk mendapatkan data aktual, bukan hanya berdasarkan perkiraan visual.
Digunakan untuk mengetahui beda potensial pada rangkaian electrical.
Digunakan untuk mengetahui nilai hambatan komponen atau jalur tertentu sesuai metode pemeriksaan.
Digunakan untuk memeriksa apakah suatu jalur electrical tersambung atau terputus.
Pressure measurement digunakan untuk mengetahui tekanan aktual pada sistem seperti lubrication, hydraulic atau sistem lain sesuai titik ukur.
Temperatur merupakan salah satu parameter penting untuk melihat kondisi operasi sistem.
Hasil pengukuran harus mempertimbangkan kondisi unit, beban, waktu operasi dan metode pengukuran.
Data inspection harus dicatat dengan jelas agar dapat digunakan kembali untuk analisis dan histori maintenance.
| Data | Contoh |
|---|---|
| Unit | ADT |
| HM | Jam operasi |
| Date | Tanggal pemeriksaan |
| Parameter | Voltage / Pressure / Temperature |
| Actual | Hasil pengukuran |
| Standard | Nilai acuan |
| Finding | Hasil temuan |
| Action | Tindakan yang dilakukan |
Hasil pengukuran tidak cukup hanya dicatat. Data harus dibandingkan dengan standar atau histori untuk menentukan kondisi komponen.
Jika hasil berada di luar batas spesifikasi, lakukan pemeriksaan lanjutan untuk menemukan penyebab sebelum menentukan tindakan repair atau replacement.
1. Apa tujuan utama visual inspection?
2. Mengapa hasil measurement harus dicatat?
3. Apa yang digunakan sebagai pembanding hasil pengukuran?
4. Apa yang harus diperhatikan saat melakukan pressure measurement?
5. Apa urutan yang benar setelah mendapatkan hasil measurement?
Inspection memberikan gambaran kondisi unit, sedangkan measurement memberikan data aktual. Keduanya harus dilakukan secara sistematis dan mengacu pada prosedur serta specification yang benar.